![]() |
| Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho. |
LASNEWS.ID, MATARAM - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus matangkan persiapan pengamanan menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.
Persiapan tersebut dilakukan bersama pihak penyelenggara dan berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian ajang balap motor internasional itu berjalan aman dan lancar.
Selain pengamanan di lokasi utama perlombaan, kepolisian turut memberikan perhatian terhadap potensi penyalahgunaan stiker kendaraan palsu. Peredaran stiker yang tidak resmi dinilai dapat menimbulkan persoalan selama berlangsungnya kegiatan MotoGP.
Baca juga : Jelang MotoGP Gubernur NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan
Hal tersebut disampaikan Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho dalam rapat koordinasi sekaligus pemaparan perkembangan persiapan MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Mataram, Senin (14/9/2026).
Brigjen Hari menjelaskan, Polda NTB akan membentuk tim khusus dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Tim tersebut dipersiapkan untuk melakukan langkah antisipasi terhadap penggunaan serta kemungkinan peredaran stiker kendaraan palsu selama gelaran MotoGP berlangsung.
“Nanti tim khususnya dari Ditreskrimum yang kita bentuk untuk mengantisipasi masalah ini,” kata Wakapolda.
Untuk mendukung proses identifikasi di lapangan, kepolisian telah meminta sampel stiker kendaraan resmi dari pihak penyelenggara. Contoh tersebut akan digunakan sebagai acuan bagi petugas dalam membedakan stiker resmi dengan stiker yang diduga palsu.
Baca juga : Polresta Lombok Tengah Periksa Pengelola SPPG Imbas Dugaan Keracunan MBG
“Tadi sudah kita minta ke penyelenggara sebagai pembanding, sehingga kalau ada masyarakat yang menggunakan stiker palsu bisa langsung ditindak,” ujar Jenderal Bintang Satu itu.
Upaya tersebut menjadi salah satu bagian dari konsep pengamanan terpadu yang tengah disiapkan Polda NTB. Pengamanan nantinya tidak hanya berpusat di kawasan Sirkuit Mandalika, tetapi mencakup jalur akses menuju lokasi, sektor transportasi, akomodasi, pelayanan publik, hingga kebutuhan protokoler.
“Seluruh unsur harus bersinergi memastikan kesiapan pengamanan, transportasi, akomodasi, pelayanan, dan protokol,” kata Brigjen Pol. Hari.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, personel kepolisian juga akan dikerahkan dalam sejumlah agenda pendukung MotoGP Mandalika 2026.
Pengamanan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan.
