![]() |
| Wapres Gibran pantau antrean SPBU di Palangkaraya. |
LASNEWS.ID, JAKARTA - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan pemantauan langsung terhadap antrean kendaraan di salah satu SPBU di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hal ini mendapat kritik dari politikus senior Akbar Faizal.
Menurut Akbar, kunjungan Gibran ke lokasi antrean BBM tersebut tidak menyelesaikan persoalan. Ia bahkan menilai langkah Gibran tidak mencerminkan gaya milenial dan hanya mengikuti gaya politik ayahnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Kepada Sdr Wapres @gibran_tweet, berkunjung ke lokasi problem seperti dalam video ini sama sekali tak membantu. Ini gaya politiknya bapakmu. Anda kan milenial. Masa gini?” kata Akbar Faizal melalui akun X pribadinya, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Baca juga : Jokowi Dituduh Sebagai Perusak PDIP, Dian Sandi Balik Bertanya : Emang Sudah Rusak
Akbar kemudian menyarankan Gibran memanggil para pejabat terkait untuk mencari akar persoalan sekaligus merumuskan solusi atas masalah antrean BBM yang kembali terjadi.
Kuajarkan caranya : Panggil Menteri @KementerianESDM, Kapolri, Menteri @KemenkeuRI dan K/L terkait. Tanyakan, kenapa masalah ini berulang, apa jalan keluarnya, di mana hambatannya, siapa bertanggung jawab apa, mana skala prioritas, dll,” jelas mantan anggota DPR RI tersebut.
Ia juga meminta pemerintah menyiapkan skenario penanganan mulai dari jangka pendek hingga jangka menengah dan panjang.
“Lalu, buat skenario jangka pendek sambil merancang skenario menengah panjang. Lalu laporkan ke Presiden. Kawal skenario dengan ketat. Jika berhasil, jadikan skenario baku jika peristiwanya berulang. Jika gagal, cari cara baru,” ujarnya.
Menurut Akbar, respons cepat harus menjadi prioritas utama pemerintah mengingat kondisi tersebut semakin hari menyulitkan masyarakat.
“Reaksi yang cepat harus diutamakan sebab warga makin tersiksa. Catatan: jadikan kejadian ini bahan untuk mengukur kinerja menteri. Usulkan ke Presiden untuk ganti menteri gombal,” lanjutnya.
Akbar menilai cara tersebut lebih mencerminkan peran wakil presiden dalam membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.
“Begini cara Wapres yang bisa membantu. Berkunjung tanpa agenda penyelesaian seperti ini hanya menyenangkan kelompok pendukung Anda yang tak sabar menunggu 2029,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara mendadak meminta kendaraan yang ditumpanginya berhenti di SPBU Pertamina di Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/9/2026).
Hal itu dilakukan dalam perjalanan usai Gibran meninjau Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng. Perhatian Wapres tertuju pada antrean kendaraan yang terlihat cukup panjang di sekitar SPBU tersebut.
Gibran kemudian turun dari kendaraan untuk memastikan penyebab antrean sekaligus memeriksa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut.
Setelah berdialog dengan petugas dan warga di lokasi, Gibran meminta setiap kendala terkait pasokan BBM segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti
