Purbaya Dicopot, Andi Sinulingga Pertanyakan Raja Juli: Kenapa Tidak Dicopot Lebih Dulu?

Purbaya Dicopot, Andi Sinulingga Pertanyakan Raja Juli: Kenapa Tidak Dicopot Lebih Dulu?

Andi Sulingga


LASNEWS.ID, JAKARTA - Politisi Andi Sinulingga memberikan komentar terkait pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu).

Melalui cuitan di akun media sosial X pribadinya, Andi Sinulingga menyebut Purbaya layak dicopot dari jabatannya.

Namun, ia mempertanyakan posisi Menteri Kehutanan (Menhut) yang saat ini dijabat Raja Juli Antoni.

Andi kemudian membandingkan kinerja keduanya. Menurut dia, jika Purbaya dinilai layak dicopot, seharusnya posisi Menhut juga menjadi pertanyaan.


“Purbaya itu layak di copot, tapi kenapa orang yg duduk di kursi menteri kehutanan ini tidak di copot lebih dulu ya?” tulis Andi Sinulingga, dikutip Rabu (16/92026).

“Padahal kinerjanya jauh lebih buruk,” lanjutnya.

Andi juga menyinggung persoalan amplop yang sebelumnya dikaitkan dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan tengah menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Perkara Amplop Raja Juli di Tangan KPK,” tulis Loyalis Anies Baswedan ini.
Sebelumnya, KPK memanggil Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq.

Pemanggilan tersebut berkaitan dengan pengembalian amplop yang disebut berasal dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama ASH, stafsus Menhut Kementerian Kehutanan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Kasus tersebut bermula dari temuan KPK terkait dugaan permintaan uang oleh Bupati Suhardiman yang berasal dari pemotongan Sisa Hasil Usaha (SHU) milik petani. Uang itu diduga digunakan untuk biaya pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas.

Uang tersebut kemudian dikonversi ke dolar Singapura dan disebut diberikan kepada Menteri Kehutanan saat menerima audiensi Bupati Suhardiman pada 2 Juni 2026.

Raja Juli Antoni mengakui adanya amplop tersebut. Menurut dia, amplop itu ditinggalkan di kantornya dalam kondisi tertutup map.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama