![]() |
| Tangkap layar Presiden Prabowo Menjawab |
LASNEWS.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Ia mengatakan evaluasi terhadap kinerja para menteri tengah dilakukan.
Menurut Prabowo, masa dua tahun dinilai cukup bagi seorang menteri untuk menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugasnya. Dua tahun pemerintahan Prabowo akan genap pada Oktober 2026.
“Saya kira (pergantian) itu sesuatu yang logis. Dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya,” kata Prabowo dalam tayangan wawancara Presiden Prabowo Menjawab yang disiarkan kanal YouTube Prabowo Subianto, dikutip pada Jumat, (18/9/2026).
Baca juga : Syahganda Nainggolan : Purbaya Berpotensi Dipanggil Kembali Prabowo
Prabowo tidak menyebut kementerian mana yang kemungkinan menjadi sasaran evaluasi. Ia hanya mengatakan pergantian pejabat dapat dilakukan apabila ditemukan ketidaksesuaian antara kemampuan pejabat dan posisi yang ditempatinya.
“Kalau ada yang mungkin tidak cocok di tempat itu, kita harus mampu untuk mengganti dengan orang yang benar,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa hari setelah Prabowo merombak kabinet pada hari Senin, 14 September 2026.
Baca juga : Prabowo Perintahkan Tindak Tegas Korporasi Pelaku Karhutla : Cabut Semua Izin!
Dalam reshuffle itu, Prabowo mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara. Suahasil dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta.
Pergantian tersebut menjadi reshuffle keenam yang dilakukan Prabowo sejak dilantik sebagai Presiden pada Oktober 2024.
